— Paragraf 1 —
JAKARTA – Banyak masyarakat bertanya-tanya mengenai hitungan kalender Ramadan 1447 H saat ini.
— Paragraf 2 —
Umat Islam kini sedang berada di pertengahan bulan suci. Lantas, puasa hari ini ke berapa? Berdasarkan kalender Ramadan 1447 H, Rabu 11 Maret 2026 merupakan hari ke-21 puasa bagi yang mengikuti ketetapan Pemerintah, atau hari ke-20 bagi warga Muhammadiyah.
— Paragraf 3 —
Perbedaan ini muncul akibat metode hisab dan rukyat yang berbeda, namun umat tetap diimbau menjaga toleransi sembari memantau jadwal imsakiyah harian.
— Paragraf 4 —
Fase 10 Hari Terakhir Ramadan
— Paragraf 5 —
Ramadan 1446 H kini memasuki fase akhir. Sejak matahari terbenam pada Kamis, 20 Maret 2025, yang bertepatan dengan malam ke-21 Ramadan, kita telah memasuki sepuluh malam terakhir bulan yang penuh berkah ini.
— Paragraf 6 —
Dalam hitungan hari, Ramadan akan berlalu. Tidak ada yang bisa memastikan apakah kita akan bertemu lagi dengannya tahun depan. Namun, yang bisa kita lakukan adalah mengisi hari-hari terakhir ini dengan sebaik mungkin dan berpisah darinya dengan penuh penghormatan.
— Paragraf 7 —
Berada di penghujung bulan Ramadan adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri. Ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan amalan yang telah kita lakukan selama bulan suci ini.
— Paragraf 8 —
Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan amal ibadah dengan lebih sungguh-sungguh. Sebab, di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia dan berkah, ia lebih baik daripada seribu bulan yaitu Lailatul Qadar. Malam istimewa ini menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia.
— Paragraf 9 —
Kepastian serta keutamaan malam ini tertuang dalam firman Allah SWT, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)
— Paragraf 10 —
Menariknya, dalam ayat ini, kata Lailatul Qadar disebut tiga kali secara berurutan. Hal ini menegaskan keagungan dan kemuliaannya, sehingga maknanya lebih mendalam dan meresap ke dalam hati kita.
— Paragraf 11 —
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:”Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari & Muslim).
— Paragraf 12 —
Pada malam Lailatul Qadar tersebut, Allah SWT mengabulkan doa-doa hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari)
— Paragraf 13 —
Kapan Lailatul Qadar Terjadi?
— Paragraf 14 —
Para ulama memiliki berbagai pendapat mengenai waktu terjadinya Lailatul Qadar. Mayoritas sepakat bahwa malam mulia ini terjadi pada sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.
➡️ Baca Juga: Peningkatan Produksi iPhone di India Capai Seperempat Skala Global
➡️ Baca Juga: Tradisi Bikin Kue Lebaran, Bahan Kue di Makassar Laris Diburu Pembeli