Realisasi Belanja Daerah DKI 2025 Mencapai 88,50%: Rincian dari Wagub Rano Karno

Jakarta – Dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang berlangsung pada Senin (20/4), Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) untuk Tahun Anggaran 2025. Laporan ini menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pihak eksekutif dan legislatif demi memastikan kesinambungan dalam proses pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Capaian Pembangunan Manusia yang Positif
Dalam presentasinya, Rano menggarisbawahi perkembangan positif dalam sektor pembangunan manusia yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2025, IPM Jakarta berhasil mencapai angka 85,05, meningkat dari 84,15 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat Jakarta.
Rano menyatakan, “IPM DKI Jakarta pada 2025 mencapai 85,05, naik dari 84,15 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan di seluruh dimensi kehidupan warga.” Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kesejahteraan dan Kualitas Hidup
Selain peningkatan IPM, indikator kesejahteraan lainnya juga menunjukkan tren kenaikan. Misalnya, angka harapan hidup masyarakat Jakarta kini mencapai 76,27 tahun. Terdapat pula kenaikan standar hidup masyarakat yang meningkat sebesar 3,62 persen dibandingkan tahun lalu.
Perkembangan Ekonomi Jakarta yang Solid
Dari sisi ekonomi, Jakarta mencatat pertumbuhan yang menggembirakan dengan angka 5,21 persen, melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat di angka 5,11 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta atas dasar harga berlaku juga menunjukkan angka yang signifikan, mencapai Rp3.926 triliun, sementara tingkat inflasi terjaga di angka 2,63 persen.
Rano menekankan, “Pertumbuhan ini menunjukkan fondasi ekonomi Jakarta tetap kuat di tengah dinamika global yang tidak menentu.” Ini adalah pertanda positif bagi investor dan masyarakat yang berharap pada stabilitas ekonomi di ibu kota.
Rincian Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah
Dalam sektor keuangan daerah, realisasi pendapatan DKI Jakarta mencapai Rp80,02 triliun, atau 94,75 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp76,09 triliun, yang merupakan 88,50 persen dari target Rp85,97 triliun.
Rano menjelaskan lebih lanjut, “Pembiayaan daerah diperkuat melalui penerimaan sebesar Rp7,33 triliun yang berasal dari SiLPA dan pinjaman dalam negeri. Pengeluaran pembiayaan mencapai Rp5,44 triliun yang dialokasikan untuk penyertaan modal daerah dan pembayaran kewajiban pinjaman.” Hal ini menunjukkan pengelolaan keuangan yang hati-hati dan transparan.
Pengurangan Angka Kemiskinan
Dari aspek sosial, Jakarta berhasil menekan angka kemiskinan hingga mencapai 4,03 persen per September 2025. Penurunan ini tidak terlepas dari keberlanjutan program bantuan sosial, seperti KJP Plus dan Kartu Lansia Jakarta, yang memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program Pendidikan yang Meningkat
Sektor pendidikan juga menunjukkan prestasi yang signifikan. Jumlah penerima KJP Plus mencapai 707.513 siswa, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga meluncurkan program sekolah swasta gratis di 40 institusi untuk memperluas jangkauan pendidikan bagi masyarakat.
Peningkatan Cakupan Layanan Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jakarta telah mencapai angka yang mengesankan, yaitu 99,94 persen. Penguatan layanan kesehatan juga diupayakan melalui program layanan jemput bola, yang dikenal dengan sebutan Pasukan Putih, untuk memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Perbaikan Infrastruktur dan Transportasi
Di bidang infrastruktur, kondisi jalan yang baik di Jakarta mencapai 97,35 persen. Selain itu, progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A juga menunjukkan kemajuan, dengan pencapaian 55,89 persen, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat sistem transportasi publik di ibu kota.
Investasi dan Kepercayaan Investor
Jakarta mencatatkan peningkatan signifikan dalam sektor investasi, dengan realisasi mencapai Rp270,9 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi yang ada di ibu kota. Keberhasilan ini tentunya menjadi tanda positif bagi pembangunan ekonomi jangka panjang.
Secara keseluruhan, pencapaian realisasi belanja daerah DKI 2025 yang mencapai 88,50% ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran dengan efisien dan efektif. Dengan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, diharapkan pembangunan Jakarta akan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
➡️ Baca Juga: Trump Mengancam Pecat Ketua The Fed Jerome Powell Jika Tidak Mundur Bulan Depan
➡️ Baca Juga: Cara Mudah Membeli Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria yang Masih Tersedia




