SDN Pasirjeungjing Wakili Tasikmalaya dalam The 14th FNC Robotic & Coding Competition 2026 di Bandung

Dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif, prestasi siswa tidak hanya diukur dari nilai akademis semata. Sejumlah siswa dari SDN Pasirjeungjing, yang terletak di Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, telah membuktikan kualitas mereka dengan berpartisipasi dalam ajang bergengsi, The 14th Fun and Challenge (FNC) Robotic & Coding Competition 2026. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 23 hingga 26 April 2026 di Festival Citylink, Bandung, dan menampilkan berbagai inovasi serta kreativitas dalam bidang robotika.
Keberanian dan Inovasi di Ajang Nasional
Tim Robotic yang dinamakan ROBOCOP, yang terdiri dari siswa-siswa SDN Pasirjeungjing, telah menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Tasikmalaya dalam kompetisi ini. Menjadi satu-satunya sekolah negeri yang berpartisipasi, mereka menunjukkan bahwa pendidikan di daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional.
FNC ke-14 ini dihadiri oleh peserta dari sepuluh provinsi di seluruh Indonesia, yang mencakup:
- Lampung
- Kepulauan Riau
- Jawa Barat
- Riau
- Aceh
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Sumatra Utara
- Sumatra Selatan
- Kalimantan Selatan
- Jawa Timur
Fokus pada Pengembangan Kreativitas dan Inovasi
FNC tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan platform untuk mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi di bidang robotika. Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan di bidang sains dan teknologi, yang sangat penting di era digital saat ini.
Pendapat Kepala Sekolah
Kepala SDN Pasirjeungjing, Nana Rukmana, mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi siswa-siswanya dalam kompetisi ini. Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba robotik yang memiliki reputasi tinggi ini lebih dari sekadar pencarian gelar juara. Ini adalah kesempatan berharga bagi anak-anak untuk menambah pengalaman dan berinteraksi dengan siswa lain yang memiliki minat dan kemampuan yang sama.
“Kami tidak menargetkan untuk meraih juara, tetapi lebih pada pengalaman dan jam terbang bagi siswa kami dalam berkompetisi di tingkat nasional. Ini juga memberikan mereka kesempatan untuk berinteraksi dengan peserta lain yang seumuran dan memiliki ketertarikan di dunia robotika,” jelas Nana Rukmana.
Semangat Juang yang Tinggi
Meskipun tim ROBOCOP tidak berhasil meraih gelar juara di FNC ke-14, Nana Rukmana tetap merasa bangga dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh siswa-siswanya. Bagi mereka, pengalaman di ajang tersebut menjadi aset berharga untuk melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran dalam bidang robotika yang telah menjadi salah satu ekstrakurikuler di SDN Pasirjeungjing.
Kategori Lomba dan Partisipasi Tim
Dalam keikutsertaannya di FNC ke-14, Tim ROBOCOP mengikuti dua kategori lomba, yaitu Robot Soccer dan Fast Building (Merakit Cepat) Junior. Pada kategori Fast Building, mereka diwakili oleh Fahidan Muhaman Mansur, Naura Fauzi Ramadani, dan Syakila Azfarina. Sedangkan untuk kategori Robot Soccer, peserta terdiri dari Fikran Fathul Mubarok, Fikri M. Fathurahman, Aina Zafira Firly, dan Rahmi Siti Sundari.
Persiapan dan Proses Belajar
Persiapan untuk kompetisi ini dilakukan dengan sangat serius. Para siswa dilatih tidak hanya dalam hal teknik robotika, tetapi juga dalam pengembangan kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi di dalam tim. Pembimbingan yang dilakukan oleh guru-guru di SDN Pasirjeungjing bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan yang ada di kompetisi.
Manfaat Kompetisi dalam Pendidikan
Kompetisi seperti FNC ini memberikan banyak manfaat bagi siswa, antara lain:
- Meningkatkan keterampilan teknis dalam bidang robotika.
- Menumbuhkan semangat kompetisi dan kerja sama dalam tim.
- Meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi tantangan.
- Memberikan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan peserta lain dari berbagai daerah.
- Memperluas wawasan siswa mengenai teknologi dan inovasi.
Harapan untuk Masa Depan
Melihat antusiasme dan dedikasi siswa-siswa dari SDN Pasirjeungjing, harapan besar tertuju pada mereka untuk terus berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi serupa di masa depan. Dengan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin mereka akan menciptakan inovasi yang dapat bersaing di tingkat global.
Keikutsertaan dalam ajang seperti FNC ini menjadi langkah awal bagi siswa-siswa untuk menjelajahi dunia teknologi yang terus berkembang pesat. Melalui pengalaman ini, mereka diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan meningkatkan kemampuan mereka di bidang yang sangat penting bagi masa depan.
Kesimpulan yang Menginspirasi
Partisipasi SDN Pasirjeungjing dalam The 14th Fun and Challenge Robotic & Coding Competition 2026 adalah bukti nyata bahwa pendidikan di daerah juga dapat bersaing dan berprestasi. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari lingkungan sekitar, masa depan yang cerah menanti para siswa. Keberanian untuk mencoba dan berinovasi adalah kunci untuk meraih kesuksesan di era digital ini.
➡️ Baca Juga: Analisis Borneo FC vs Semen Padang Liga 1 2026: Tuan Rumah Berpotensi Menang Besar
➡️ Baca Juga: Khvicha Kvaratskhelia: Bintang PSG yang Meningkatkan Popularitas Sepak Bola Global




