Jakarta – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) baru-baru ini mendapatkan penghargaan bergengsi ESG Award 2026 dari KEHATI dalam kategori Investor – Perusahaan Asuransi. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh aspek bisnis dan operasionalnya. Dalam dunia yang semakin mengutamakan keberlanjutan, pengakuan ini menunjukkan bahwa AXA Mandiri tidak hanya berfokus pada profit, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan dari setiap langkah yang diambil.
Komitmen AXA Mandiri terhadap Keberlanjutan
Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen AXA Mandiri dalam menerapkan strategi bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan ini telah aktif mengembangkan produk yang inklusif, mengelola investasi berbasis ESG, serta menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab. Melalui pendekatan ini, AXA Mandiri berupaya tidak hanya untuk memberikan perlindungan finansial, tetapi juga untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Penerapan Kerangka AXA Entities Sustainability Index
AXA Mandiri telah secara konsisten menerapkan kerangka kerja AXA Entities Sustainability Index (AESI). Ini bertujuan untuk menyelaraskan praktik keberlanjutan di tubuh perusahaan dengan standar global yang ditetapkan oleh Grup AXA. Selain itu, sinergi yang terjalin dengan Bank Mandiri memperkuat langkah-langkah yang diambil dalam meraih keberlanjutan yang lebih baik.
Inovasi Produk Asuransi Inklusif
Komitmen AXA Mandiri terhadap aspek sosial terlihat jelas dalam pengembangan produk perlindungan keuangan yang lebih inklusif. Hingga akhir 2025, perusahaan ini telah menghadirkan sejumlah produk asuransi berbasis ESG, antara lain Asuransi Mandiri Mikro Jiwa Terlindungi (Si Jitu), Asuransi Mandiri Mikro Sejahtera, dan Asuransi Group Shield Pro. Produk-produk ini telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 650 ribu pemegang polis, menciptakan jaminan keuangan yang lebih luas bagi masyarakat.
Peningkatan Akses Terhadap Perlindungan Asuransi
Dengan meluncurkan produk-produk inovatif ini, AXA Mandiri berupaya memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi. Hal ini sangat penting, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh banyak individu dan keluarga dalam merencanakan keuangan mereka. Dengan pendekatan yang inklusif, AXA Mandiri tidak hanya memberikan produk, tetapi juga memberikan harapan dan keamanan bagi banyak orang.
Investasi Berkelanjutan yang Kuat
Selain memperluas akses terhadap perlindungan asuransi, AXA Mandiri juga berkomitmen untuk menguatkan investasi berkelanjutan. Melalui General Account, perusahaan ini menerapkan kebijakan yang menitikberatkan pada portofolio investasi yang 100% berbasis ESG. Ini berarti bahwa setiap instrumen yang dipilih harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan, menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Portofolio Investasi ESG yang Meningkat
Sampai April 2026 (unaudited), dana kelolaan (assets under management/AUM) investasi berbasis ESG dalam General Account telah mencapai hampir Rp15 triliun. Capaian ini menunjukkan peningkatan sebesar 4,41% dibandingkan dengan posisi akhir 2025. Portofolio ini sebagian besar terdiri dari Surat Berharga Negara, serta didukung oleh investasi dalam saham, obligasi korporasi, dan deposito yang memenuhi kriteria ESG.
Penghargaan sebagai Motivasi untuk Meningkatkan Keberlanjutan
Chief Marketing, Product & Transformation AXA Mandiri, Theodores Tangke, menyatakan bahwa penghargaan ESG Award 2026 oleh KEHATI merupakan dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat komitmen keberlanjutan. “Keberlanjutan bukan sekadar inisiatif, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis kami. Dengan mengembangkan produk asuransi yang inklusif dan mengelola investasi berbasis ESG, kami berkomitmen untuk menyediakan perlindungan yang juga menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, masyarakat, dan lingkungan,” ungkapnya.
Tata Kelola yang Bertanggung Jawab
Dari sisi tata kelola, AXA Mandiri menerapkan Panduan Pengadaan Berkelanjutan yang mengintegrasikan indikator keberlanjutan dalam proses evaluasi tender. Dengan bobot 5% hingga 10% untuk indikator keberlanjutan, perusahaan mendorong terciptanya rantai pasok yang lebih bertanggung jawab, tahan banting, dan berkelanjutan. Hal ini merupakan langkah strategis dalam memastikan bahwa semua aspek operasional perusahaan sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Penguatan Budaya Keberlanjutan di Lingkungan Perusahaan
Sepanjang tahun 2025, seluruh jajaran manajemen dan karyawan AXA Mandiri telah mengikuti program pembelajaran mengenai krisis iklim melalui AXA Sustainability Academy. Program ini bertujuan untuk memperkuat budaya keberlanjutan di dalam lingkungan perusahaan. Dengan demikian, nilai-nilai keberlanjutan semakin terintegrasi dalam budaya kerja dan pengambilan keputusan sehari-hari.
Peran AXA Mandiri dalam Pembangunan Berkelanjutan
Melalui berbagai inisiatif yang diambil, AXA Mandiri terus menegaskan posisinya sebagai perusahaan asuransi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan finansial, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, AXA Mandiri berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.
➡️ Baca Juga: Unhas dan FIT Jepang Berkolaborasi dalam Riset Penanganan Banjir di Makassar
➡️ Baca Juga: Meningkatkan Kemampuan Membaca Tren untuk Mempercepat Peluang Usaha di Pasar Kompetitif
