BPH Migas Pastikan Ketersediaan BBM yang Cukup Saat Arus Balik Lebaran

Arus balik setelah perayaan Lebaran seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pemudik. Salah satu aspek yang sering terabaikan namun sangat penting adalah ketersediaan BBM. Situasi bisa menjadi sangat merepotkan jika perjalanan terhambat hanya karena kehabisan bahan bakar. Oleh karena itu, menjaga kelancaran distribusi bahan bakar di masa ini menjadi sangat krusial.
Pentingnya Ketersediaan BBM di Masa Arus Balik
Pada saat arus balik, jaminan ketersediaan BBM nasional menjadi elemen kunci dalam memastikan perjalanan pemudik tetap lancar. Dengan pasokan yang cukup, pengemudi tidak perlu khawatir mencari SPBU di tengah kemacetan. Mereka bisa lebih fokus pada perjalanan dan menjaga kesehatan selama perjalanan jauh.
Dalam konteks ini, kelancaran distribusi BBM bukan hanya berkaitan dengan penyediaan energi, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan para pemudik. Ketika semua berjalan dengan baik, arus balik menjadi lebih teratur, dan perjalanan pulang dapat terasa lebih tenang hingga mencapai tujuan akhir.
Pernyataan BPH Migas
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengonfirmasi bahwa pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), dalam keadaan sangat aman untuk memenuhi kebutuhan selama masa arus balik Lebaran.
“Menjelang arus balik, BPH Migas menegaskan bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi yang sangat stabil,” ungkap Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, saat dihubungi di Jakarta pada 23 Maret 2026.
Imbauan kepada Masyarakat
Fathul juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh panic buying. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 untuk memperoleh BBM secara darurat selama perjalanan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada 22 Maret 2026, ketersediaan stok BBM nasional dalam keadaan memadai baik untuk jenis BBM subsidi maupun nonsubsidi. Penyaluran dari Terminal BBM Pertamina ke berbagai SPBU berlangsung lancar tanpa ada kendala, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Monitoring Kualitas dan Ketahanan Pasokan
Fathul menambahkan bahwa BPH Migas secara rutin melakukan pemantauan terhadap kualitas BBM. Hasil dari monitoring menunjukkan bahwa kualitas BBM sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan BBM tersebut.
Selain itu, BPH Migas juga memastikan bahwa ketahanan pasokan BBM di Pulau Kalimantan berada dalam kondisi yang aman. Di Kalimantan Barat, misalnya, sejak malam takbiran pada 20 Maret 2026, suplai BBM ke SPBU terus ditingkatkan sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026.
Operasional SPBU di Kalimantan Barat
Beberapa SPBU di Kota Pontianak juga beroperasi selama 24 jam untuk membantu mengurangi antrean. Berdasarkan pemantauan pada 22 Maret 2026, keadaan antrean kendaraan di SPBU mulai membaik.
“Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan arus balik,” ujar Fathul.
Kondisi Penyaluran di Wilayah Kalimantan Barat
Menurut keterangan dari Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, penyaluran BBM di wilayah Kalimantan Barat pada 23 Maret 2026 secara umum berjalan aman dan lancar. Wilayah yang sebelumnya mengalami antrean panjang akibat peningkatan permintaan dan panic buying kini telah berangsur normal.
- Kondisi antrean di SPBU Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal.
- Antrean di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Singkawang dalam kondisi sedang.
- Usaha pengurangan antrean masih dilakukan di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak.
- Peningkatan suplai BBM telah diterapkan sejak malam takbiran.
- SPBU dioperasikan 24 jam untuk mengurangi waktu tunggu.
Widhi menambahkan bahwa upaya ini dilakukan untuk memastikan semua masyarakat mendapatkan akses yang cukup terhadap ketersediaan BBM, terutama di waktu-waktu yang padat seperti arus balik Lebaran.
➡️ Baca Juga: IHSG Menyentuh Level 7.400: Antusiasme Pasar Ditopang oleh Penguatan Bursa Asia
➡️ Baca Juga: Review Gimbal Stabilizer Smartphone Fitur Tracking Objek Sangat Akurat Untuk Video Sinematik



