InJourney Destination Memfasilitasi Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

InJourney Destination Management (IDM) baru-baru ini meluncurkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Ny Kroniah, seorang warga berusia 70 tahun yang tinggal di Padukuhan Grembulgede, Selomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan pada momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan tujuan untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat sekitar destinasi yang dikelola.
Tujuan dan Komitmen IDM dalam Rehabilitasi RTLH
Direktur Utama IDM, Febrina Intan, menjelaskan bahwa program rehabilitasi RTLH ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian yang lebih aman dan layak. “Kami ingin memastikan bahwa keberadaan kami di kawasan ini tidak hanya terbatas pada pengelolaan destinasi wisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ungkapnya.
Keadaan Awal Rumah Ny Kroniah
Sebelum proses rehabilitasi, rumah Ny Kroniah terdiri dari bangunan nonpermanen berukuran 6 x 7 meter. Dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu, atau yang biasa disebut “gedhek”, serta lantai yang hanya di-plester sederhana menunjukkan betapa tidak layaknya rumah tersebut untuk dihuni. Genteng yang dipakai pun sudah lapuk, dan rumah tersebut tidak memiliki fasilitas dasar seperti kamar tidur yang memadai maupun kamar mandi.
Proses Peresmian Rehabilitasi RTLH
Acara peresmian bantuan rehabilitasi RTLH diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat. Setelah itu, Febrina Intan melakukan penandatanganan plakat yang disaksikan oleh perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalasan. Momen ini menandai resmi dimulainya program rehabilitasi untuk Ny Kroniah.
Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Ny Kroniah, diikuti dengan penyerahan kunci rumah hasil rehabilitasi tersebut. Proses ini tidak hanya simbolis, tetapi juga menandakan harapan baru bagi Ny Kroniah untuk tinggal di rumah yang lebih layak.
Rehabilitasi RTLH Sebelumnya
Sejak didirikan, IDM telah melaksanakan rehabilitasi RTLH di total 56 unit rumah yang tersebar di sekitar kawasan destinasi yang dikelola, termasuk di area Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko. Dalam satu tahun, IDM berkomitmen untuk memberikan bantuan rehabilitasi antara dua hingga tiga unit rumah. Tahun ini, mereka berhasil merehabilitasi tiga unit rumah, termasuk rumah Ny Kroniah.
Target dan Proyeksi Masa Depan
Melihat keberhasilan yang telah dicapai, IDM berencana untuk meningkatkan jumlah bantuan rehabilitasi RTLH di masa depan. “Kami berharap untuk dapat memberikan bantuan rehabilitasi RTLH untuk lima unit rumah setiap tahunnya,” ucap Febrina Intan. Dengan target ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Nilai Bantuan dan Partisipasi Masyarakat
Menurut Febrina Intan, nilai bantuan untuk rehabilitasi satu unit RTLH berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta. Bantuan ini tidak hanya berasal dari IDM, tetapi juga didukung oleh partisipasi swadaya dari masyarakat setempat yang turut berkontribusi dalam proses rehabilitasi. “Kami berusaha untuk melibatkan masyarakat dalam setiap langkah, termasuk dalam tenaga kerja yang mengerjakan proyek ini,” tambahnya.
- Rehabilitasi rumah tidak layak huni sebagai bagian dari tanggung jawab sosial
- Program ini mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat
- Partisipasi masyarakat dalam proses rehabilitasi
- Target rehabilitasi rumah yang lebih banyak di masa depan
- Anggaran rehabilitasi berkisar Rp50 juta hingga Rp60 juta per unit
Melalui program ini, IDM tidak hanya berfokus pada pengelolaan destinasi wisata, tetapi juga berupaya untuk memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar. Dengan komitmen yang kuat dari pihak perusahaan dan dukungan masyarakat, diharapkan lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program rehabilitasi rumah ini, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan di Sleman.
Manfaat Rehabilitasi RTLH untuk Masyarakat
Program rehabilitasi RTLH yang dilaksanakan oleh IDM memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Perbaikan rumah tidak hanya menjamin tempat tinggal yang layak, tetapi juga meningkatkan kesehatan dan keselamatan penghuninya. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari program rehabilitasi ini:
- Peningkatan Kualitas Hidup: Dengan rumah yang lebih layak, penghuni dapat merasakan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.
- Pengurangan Risiko Kesehatan: Rumah yang direnovasi dapat mengurangi risiko penyakit akibat kondisi tempat tinggal yang buruk.
- Peningkatan Nilai Properti: Rehabilitasi rumah dapat meningkatkan nilai properti dan daya tarik lingkungan.
- Pemberdayaan Masyarakat: Masyarakat dapat terlibat langsung dalam proses rehabilitasi, yang meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab.
- Stimulus Ekonomi Lokal: Proyek rehabilitasi mempekerjakan anggota masyarakat setempat, yang membantu meningkatkan ekonomi lokal.
Dengan segudang manfaat tersebut, program rehabilitasi RTLH dari IDM tidak hanya memberikan dampak positif bagi individu seperti Ny Kroniah, tetapi juga bagi komunitas secara keseluruhan. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua.
Kesinambungan Program Rehabilitasi RTLH
Keberlanjutan program rehabilitasi RTLH menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. IDM berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi dampak dari setiap rehabilitasi rumah yang dilakukan. Dengan demikian, mereka dapat terus meningkatkan strategi dan pendekatan yang digunakan dalam program ini.
Dalam upaya mencapai keberlanjutan, IDM juga berencana untuk menggandeng lebih banyak mitra, baik dari sektor swasta maupun pemerintah. Ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan meningkatkan efektivitas rehabilitasi yang dilakukan. Dengan kerjasama yang baik, lebih banyak masyarakat di Sleman dapat mendapatkan manfaat dari program ini di masa mendatang.
Rencana Jangka Panjang IDM
Dalam rencana jangka panjang, IDM tidak hanya berfokus pada rehabilitasi RTLH, tetapi juga berupaya untuk mengembangkan program-program lain yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. Di antara program-program tersebut meliputi pelatihan keterampilan, penyuluhan kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal.
- Pendidikan dan Pelatihan: Meningkatkan keterampilan masyarakat agar dapat bersaing di pasar kerja.
- Penyuluhan Kesehatan: Meningkatkan kesadaran kesehatan dan kebersihan di masyarakat.
- Pengembangan Ekonomi Lokal: Mendorong usaha kecil dan menengah untuk tumbuh dan berkembang.
- Program Lingkungan: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup yang bersih dan sehat.
- Kolaborasi dengan Lembaga Lain: Bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, IDM berusaha untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan mendalam bagi masyarakat di sekitar destinasi yang mereka kelola. Melalui berbagai program yang direncanakan, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dan sejahtera di masa depan.
Program rehabilitasi RTLH yang dilaksanakan oleh IDM adalah contoh nyata dari bagaimana perusahaan dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan fokus pada rehabilitasi rumah nenek Kroniah dan warga lainnya, IDM membuktikan bahwa keberadaan mereka tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga untuk kepentingan sosial. Ini adalah langkah maju dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik di Sleman dan sekitarnya.
➡️ Baca Juga: Pesta Rakyat Memperingati HUT ke-81 RI Diselenggarakan di Jakarta Malam Ini
➡️ Baca Juga: Profil Jumhur Hidayat: Dari Aktivis ITB Menjadi Bos Buruh dan Menteri Lingkungan Hidup



