Kanada Konfirmasi Pertimbangan Pembatalan Akuisisi Puluhan F-35 dari AS

OTTAWA – Dalam sebuah pengumuman yang banyak menarik perhatian, Menteri Pertahanan Kanada, David McGuinty, mengonfirmasi bahwa proses peninjauan terhadap rencana pembelian 88 pesawat tempur generasi kelima F-35A sedang berlangsung. Meskipun demikian, ia tidak memberikan kepastian mengenai kapan keputusan akhir akan diambil. Menariknya, saat ini terdapat pertimbangan untuk mengakuisisi pesawat dari sumber lain di luar Amerika Serikat.

Proses Peninjauan yang Berlanjut

McGuinty menegaskan pentingnya proses peninjauan ini dengan pernyataan bahwa mereka akan meluangkan waktu yang diperlukan untuk menganalisis dengan cermat semua aspek terkait armada pesawat tempur. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Kanada sangat serius dalam menghadapi keputusan ini.

Awalnya, peninjauan ini diperkirakan akan selesai pada September 2025, tetapi saat ini, proses tersebut telah berlangsung lebih lama dari yang dijadwalkan. Hal ini tidak lepas dari meningkatnya opini publik serta dukungan dari kalangan politik yang menginginkan pengurangan ketergantungan pertahanan Kanada terhadap Amerika Serikat.

Rencana Pengadaan dan Hubungan Internasional

Pada Maret 2022, Kanada resmi memilih F-35A sebagai pengganti F-18 dengan rencana untuk membeli 88 pesawat tempur dengan total biaya mencapai 14,2 miliar dolar AS, atau sekitar 161 juta dolar AS per unit. Namun, keputusan untuk mempertimbangkan jenis pesawat tempur alternatif muncul setelah hubungan antara Kanada dan Amerika Serikat memburuk di bawah pemerintahan Trump sejak awal 2025. Meskipun demikian, Kementerian Pertahanan Kanada telah melakukan pembayaran untuk 16 unit F-35 pertama pada saat peninjauan dimulai, dan pada Februari 2024, mereka mulai melakukan pembayaran untuk 14 unit tambahan yang memerlukan waktu lama untuk pengadaan.

Walaupun ada kemungkinan bahwa jumlah pesawat yang akan diakuisisi dapat berkurang menjadi sekitar 30 unit, pembatalan total rencana pengadaan tampaknya tidak mungkin. Pemilihan F-35 didasarkan pada fakta bahwa Angkatan Udara AS menggunakan pesawat ini sebagai tulang punggung armada pertahanan udaranya di Alaska, memberikan keuntungan dalam interoperabilitas.

Pertimbangan Pesawat Tempur Alternatif

Pada April 2025, dilaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Kanada berunding dengan produsen pertahanan Swedia, SAAB, untuk mengeksplorasi kemungkinan pengadaan pesawat tempur generasi keempat, Gripen E/F. Namun, delapan bulan setelahnya, laporan internal menunjukkan bahwa dalam evaluasi Proyek Kemampuan Pesawat Tempur Masa Depan, F-35A terbukti jauh lebih unggul dibandingkan Gripen. F-35 memperoleh 57,1 dari 60 poin, atau sekitar 95 persen, sementara Gripen hanya mendapatkan 19,8 poin, yang berarti 33 persen. Perbedaan ini menunjukkan performa yang signifikan di mana F-35 lebih disukai oleh calon pengguna dibandingkan dengan pesawat tempur Eropa lainnya, seperti yang terlihat pada hasil evaluasi di Belgia, Finlandia, dan Swiss.

Dukungan Militer terhadap F-35

Para perwira senior, termasuk komandan Divisi Udara Kanada ke-1, Mayor Jenderal Chris McKenna, telah memberikan dukungan kuat terhadap pengadaan F-35. Mereka melihat kebutuhan untuk memiliki kemampuan yang setara dalam menghadapi pesawat tempur generasi kelima dari Tiongkok dan Rusia, yang tidak dapat diimbangi oleh jenis pesawat tempur Barat lainnya. Keunikan F-35 sebagai satu-satunya pesawat tempur generasi kelima yang kompatibel dengan NATO membuatnya semakin menarik.

Kolaborasi Internasional dan Masa Depan

Menariknya, pada April 2026, Inggris, Jepang, dan Italia telah berkoordinasi untuk melibatkan Kanada dalam Program Udara Tempur Global (GCAP), yang bertujuan untuk menghasilkan pesawat tempur generasi berikutnya yang siap dioperasikan pada tahun 2035. Meskipun ada keraguan mengenai kemampuan program ini untuk menghasilkan pesawat dengan performa setara dengan F-35A Block 4 yang ditingkatkan, GCAP dipandang sebagai alternatif yang lebih mumpuni dibandingkan Eurofighter, Gripen, atau pesawat tempur Eropa lainnya yang saat ini tersedia.

Implikasi Pembatalan Akuisisi F-35

Pembatalan akuisisi F-35, meskipun tampak mungkin di kalangan tertentu, akan memiliki dampak yang signifikan. Selain mengurangi kemampuan pertahanan udara Kanada, hal ini juga akan mempengaruhi hubungan diplomatik dan militer dengan mitra internasional. Ketergantungan pada pesawat tempur generasi sebelumnya dapat mengurangi efektivitas dalam menghadapi ancaman modern yang terus berkembang.

Kesimpulan yang Belum Terselesaikan

Dengan peninjauan yang terus berlangsung dan berbagai pertimbangan yang ada, masa depan pengadaan F-35 oleh Kanada masih belum pasti. Sementara proses ini berjalan, perhatian publik dan kalangan politik akan terus berfokus pada keputusan yang diambil pemerintah. Penting untuk mencermati perkembangan ini, karena keputusan akhir akan membentuk arah kebijakan pertahanan Kanada di tahun-tahun mendatang.

➡️ Baca Juga: Analisis Kinerja Tim Usai Pergantian Pelatih Utama untuk Meningkatkan Performa Kompetitif

➡️ Baca Juga: Kalender Jawa April 2026: Informasi Weton, Pasaran, dan Tanggal Hijriah yang Lengkap

Exit mobile version