Klub-klub Sepak Bola Eropa Genjot Pendapatan Lewat Pembangunan Stadion Baru
— Paragraf 1 —
LIVERPOOL, INGGRIS – Di kawasan bekas dermaga yang dulu terbengkalai di kota pelabuhan Liverpool, para pendukung Everton kini memadati restoran dan bar di sekitar stadion baru klub menjelang pertandingan Liga Inggris.
— Paragraf 2 —
Fenomena ini mencerminkan tren yang sedang berkembang di sepak bola Eropa. Ketika pendapatan dari hak siar televisi domestik, yang selama ini menjadi sumber utama pemasukan, mulai stagnan bahkan menurun di beberapa negara, klub-klub besar memilih merombak stadion lama atau membangun arena baru yang lebih besar.
— Paragraf 3 —
Langkah tersebut terbukti mampu mendongkrak pendapatan melalui fasilitas hospitality yang lebih baik, kontrak sponsor tambahan, serta peningkatan penjualan tiket, termasuk kursi premium. Hal itu terungkap dalam laporan terbaru dari UEFA.
— Paragraf 4 —
Bagi klub-klub elite seperti Manchester United, Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain, serta dua raksasa Milan, AC Milan dan Inter Milan, proyek stadion bernilai miliaran euro ini dianggap penting agar tetap berada di jajaran klub terkaya dunia.
— Paragraf 5 —
Sementara bagi klub lain seperti Leeds United dan Getafe, ekspansi stadion menjadi langkah vital untuk tetap kompetitif di liga besar yang dipenuhi biaya transfer pemain dan gaji yang sangat tinggi.
— Paragraf 6 —
Everton resmi pindah pada bulan Agustus lalu ke stadion baru mereka, Hill Dickinson Stadium, yang dibangun dengan biaya sekitar 800 juta pound sterling (sekitar 16 triliun rupiah). Kepindahan ini mengakhiri 133 tahun kebersamaan klub dengan stadion lama, Goodison Park.
— Paragraf 7 —
“Ini peningkatan yang sangat besar,” kata Dave Brown (71), pendukung Everton, kepada AFP saat bersiap menyaksikan laga melawan Burnley.
— Paragraf 8 —
Stadion baru yang berkapasitas hampir 53.000 penonton itu jauh lebih besar dibanding Goodison Park yang hanya menampung kurang dari 40.000 penonton.
— Paragraf 9 —
“Sayangnya Goodison sudah mulai usang. Ada beberapa tempat di mana Anda tidak bisa melihat seluruh lapangan,” ujarnya.
— Paragraf 10 —
Beberapa jam sebelum pertandingan malam dimulai, para suporter berbaju biru khas Everton sudah memadati kawasan stadion yang menghadap River Mersey, menikmati makanan, minuman, dan hiburan musik di area luar seperti Budweiser Plaza.
— Paragraf 11 —
Direktur real estat dan regenerasi Everton, Colin Chong, mengatakan stadion baru ini dirancang sebagai pusat kegiatan sepanjang tahun.
— Paragraf 12 —
“Kami memiliki peluang menjadikannya venue yang aktif 365 hari dalam setahun,” ujar Chong.
— Paragraf 13 —
Selain pertandingan sepak bola, stadion tersebut juga akan digunakan untuk acara olahraga internasional, konferensi, hingga konser. Proyek ini juga memperhatikan aspek lingkungan dan kualitas akustik.
— Paragraf 14 —
Menurut Chong, keputusan pindah stadion adalah langkah penting untuk masa depan klub.
➡️ Baca Juga: Hotel Ciputra Jakarta Berbagi Kebahagiaan Ramadan bersama Yayasan Pelopor Kepedulian
➡️ Baca Juga: Google membatasi CEO Epic Games Tim Sweeney hingga tahun 2032 sesuai laporan terbaru


