Panel Surya Meningkatkan Produktivitas Pertanian Perkotaan di Yogyakarta

Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber daya untuk meningkatkan hasil pertanian perkotaan di Yogyakarta sedang mengalami perkembangan yang signifikan. Dengan teknologi energi terbarukan ini, sistem hidroponik dapat dioperasikan secara lebih efisien, memungkinkan kegiatan bercocok tanam di lahan terbatas dalam konteks urban menjadi lebih berkelanjutan dan produktif.
Penerapan Teknologi Energi Surya di Pertanian Perkotaan
Salah satu contoh konkret penerapan teknologi ini dapat ditemukan di Kebun Sayur Taman Guyub Rukun yang terletak di RW 06 Semaki Gede, Umbulharjo. Di lokasi ini, panel surya yang digunakan merupakan hasil kerjasama antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Yogyakarta dan SP Kinasih. Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan sistem hidroponik yang dikelola oleh kelompok tani setempat.
Pentingnya Pertanian Perkotaan
Ketua KADIN Kota Yogyakarta, Eko Sutrisno, mengungkapkan bahwa pertanian perkotaan memegang peranan yang krusial. Dengan memanfaatkan lahan yang terbatas, pertanian ini tidak hanya menghasilkan tanaman pangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan menciptakan kegiatan produktif.
“Ini adalah bentuk dukungan KADIN Kota Yogyakarta untuk membantu ibu-ibu dalam melakukan urban farming,” jelas Eko.
Pengurangan Ketergantungan Energi Konvensional
Menurut Eko, penggunaan panel surya dalam pertanian perkotaan dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Pemanfaatan energi terbarukan ini juga merupakan langkah strategis dalam menekan emisi gas rumah kaca, mendukung upaya dekarbonisasi di Yogyakarta.
Manfaat Energi Surya untuk Pertanian Perkotaan
Energi matahari dapat diterapkan dalam skala yang sederhana dan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional kebun. Dengan adanya teknologi ini, diharapkan pertanian perkotaan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang inovasi dan meningkatkan produktivitas serta kepedulian terhadap lingkungan.
Contoh Penerapan Panel Surya
“Pemanfaatan energi surya pada kebun hidroponik ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi energi terbarukan dapat diterapkan secara sederhana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Eko.
Penerapan Teknologi dalam Operasional Kebun
Feri Abirama Putra, salah satu teknisi yang terlibat, menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan oleh panel surya di Kebun Sayur Taman Guyub Rukun digunakan untuk mengoperasikan pompa air dalam instalasi hidroponik. Pompa ini berfungsi untuk menjaga aliran dan sirkulasi air yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.
“Panel surya ini digunakan untuk menggerakkan pompa air yang mengaliri tanaman di hidroponik,” ungkap Feri.
Manfaat Energi untuk Penerangan dan Operasional
Selain untuk mengoperasikan pompa hidroponik, energi yang dihasilkan juga dimanfaatkan untuk penerangan di area kebun. Energi listrik yang disimpan dalam baterai dapat digunakan saat malam hari, sehingga aktivitas di kebun tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik dari sumber konvensional.
Pengisian Baterai dan Efisiensi Energi
Feri menjelaskan bahwa pengisian baterai melalui panel surya membutuhkan waktu sekitar empat jam pada saat cuaca cerah. Proses ini biasanya dimulai sekitar pukul 09.00 ketika intensitas cahaya matahari memadai, dan baterai dapat terisi penuh sekitar pukul 13.00.
“Kami biasanya mulai mengisi daya sekitar pukul 09.00 pagi ketika matahari mulai bersinar terang, dan dapat terisi penuh sekitar pukul 13.00. Namun, jika cuaca mendung, pengisian daya bisa memakan waktu lebih lama,” jelasnya.
Pemanfaatan Energi yang Efisien
Energi yang telah terakumulasi dalam baterai kemudian dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik kebun, tanpa perlu mengisi daya sepanjang hari.
“Jadi, proses pengisian tidak perlu dilakukan seharian penuh. Daya yang tersimpan dalam baterai juga dapat bertahan sepanjang hari,” tambah Feri.
Kesimpulan: Menuju Pertanian Perkotaan yang Berkelanjutan
Dengan penggunaan panel surya dalam pertanian perkotaan, Yogyakarta menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan dalam pertanian di lahan terbatas. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui inovasi ini, diharapkan pertanian perkotaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
➡️ Baca Juga: Bapanas Tetap Jaga Stabilitas Harga Pangan untuk Melindungi Petani dan Masyarakat
➡️ Baca Juga: Hello world!




