Menyambut instruksi dari Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung berkolaborasi dalam gerakan bersih-bersih serentak. Acara ini berlangsung di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung pada Jumat, 6 Februari 2026, dengan tujuan untuk melestarikan sarana dan prasarana serta merapikan lingkungan.
Gerakan ASRI sebagai Budaya Hidup Bersih
Gerakan ini tidak hanya tentang membersihkan, tetapi juga memperkuat budaya hidup bersih, sehat, tertib, dan nyaman di ruang publik dan lingkungan kerja pemerintahan. Ini semua dilakukan melalui implementasi gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ASRI diwujudkan melalui kegiatan korve atau gotong royong bersih-bersih yang dilakukan secara rutin sebagai bagian dari tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.
Memulai Aksi Bersih-Bersih
Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di Lapangan SMPN 42 Bandar Lampung, sebelum dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di kawasan Pulau Pasaran. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi Forkopimda, langsung ikut serta dalam membersihkan area jembatan dan dermaga bersama ratusan peserta lainnya yang terdiri atas warga, pelajar, organisasi perangkat daerah, dan relawan lingkungan.
Lanjutan Agenda Kegiatan
Setelah aksi bersih-bersih, Sekdaprov dan Wali Kota melanjutkan agenda dengan meninjau UMKM, bank sampah, serta menyapa langsung warga setempat untuk berdialog mengenai pengelolaan lingkungan dan kebersihan kawasan pulau pasaran.
Tindak Lanjut Instruksi Gubernur
Marindo Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata atas instruksi Gubernur Lampung terkait gerakan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah provinsi. Ia menjelaskan bahwa ia sangat menghargai antusiasme tinggi masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini akan memicu motivasi masyarakat untuk membudayakan kebersihan di lingkungan masing-masing serta terus berkomitmen mengurangi dan mengangkat sampah demi lingkungan yang lebih baik,” ujar Marindo.
Apresiasi dan Harapan
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung atas dukungan penuhnya terhadap program kebersihan ini dan juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Pulau Pasaran. Ia berharap gerakan ini tidak hanya berjalan di Bandar Lampung, tetapi juga dapat direplikasi secara konsisten di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Langkah Awal ke Budaya Kebersihan
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun budaya kebersihan, kepedulian lingkungan, dan gotong royong di Provinsi Lampung. Sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, Forkopimda, serta masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja bersama demi Lampung yang lebih aman, sehat, resik, dan indah.
Gerakan bersih-bersih serentak di Pulau Pasaran ini adalah contoh nyata dari aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Masjid Al-Aqsa Masih Ditutup, Salat Tarawih dan I’tikaf Tak Diizinkan
➡️ Baca Juga: Deddy Corbuzier Ungkap Alasan Hapus Aplikasi WHOOP Setelah Vidi Aldiano Wafat
