Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
Hiburan

3 Lagu Sal Priadi tentang Perpisahan, Lengkap dengan Liriknya

<div>

<strong>Jakarta:</strong> <a href=”https://www.medcom.id/tag/12724/sal-priadi”>Sal Priadi</a> punya sejumlah lagu patah hati. Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Malang ini seakan tahu perasaan kehilangan yang sulit kita ungkapkan. <br/> <br/>

Lewat lagu-lagunya, ia berhasil menyanyikan <a href=”https://www.medcom.id/tag/26471/lagu”>lagu</a> yang bukan hanya sekadar lirik namun cerita tentang perpisahan yang diungkapkan lewat narasi dan melodi. Tak sedikit orang mengaku bahwa mereka terbawa suasana ketika mendengar lagu-lagu tersebut, dan meneteskan air mata. <br/>

<div>

<p><strong>Baca Juga :</strong></p>

<h3><a href=”https://www.medcom.id/hiburan/musik/dN6ygnvK-lirik-dan-makna-lagu-ada-titik-titik-di-ujung-doa-sal-priadi-melepas-memori-buruk-masa-lalu”>Lirik dan Makna Lagu “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” – Sal Priadi, Melepas Memori Buruk Masa Lalu</a></h3>

</div>

<h2>Berikut lagu Sal Priadi tentang perpisahan.</h2>

<h3>1. Gala Bunga Matahari</h3>

Pada album yang berjudul “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS” Sal Priadi merilis single berjudul “Gala Bunga Matahari” pada 8 Agustus 2024. Lagu ini berhasil menarik masyarakat atas perasaan kehilangan terhadap orang-orang yang pergi dan kita cintai. Sal mengaku saat menulis lagu ini, ia dalam keadaan perasaan dan suasana hati yang sedih.<br/> <br/>

<strong>Lirik :</strong><br/>

Mungkinkah, mungkinkah<br/>

Mungkinkah kau mampir hari ini?<br/>

Bila tidak mirip kau<br/>

Jadilah bunga matahari<br/><br/>

Yang tiba-tiba mekar di taman<br/>

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan<br/>

Ceritakan padaku<br/>

Bagaimana tempat tinggalmu yang baru<br/> <br/>

Adakah sungai-sungai itu benar-benar<br/>

Dilintasi dengan air susu?<br/>

Juga badanmu tak sakit-sakit lagi<br/>

Kau dan orang-orang di sana muda lagi<br/> <br/>

Semua pertanyaan, temukan jawaban<br/>

Hati yang gembira, sering kau tertawa<br/>

Benarkah orang bilang<br/>

Ia memang suka bercanda?<br/> <br/>

Mungkinkah, mungkinkah<br/>

Mungkinkah kau mampir hari ini?<br/>

Bila tidak mirip kau<br/>

Jadilah bunga matahari<br/> <br/>

Yang tiba-tiba mekar di taman<br/>

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan<br/>

‘Kan kuceritakan padamu<br/>

Bagaimana hidupku tanpamu<br/> <br/>

Kangennya masih ada di setiap waktu<br/>

Kadang aku menangis bila aku perlu<br/>

Tapi aku sekarang sudah lebih lucu<br/>

Jadilah menyenangkan s’perti katamu<br/>

Jalani hidup dengan penuh sukacita<br/>

Dan percaya kau ada di hatiku s’lamanya, oh-oh<br/> <br/>

Mungkinkah, mungkinkah<br/>

Mungkinkah kau mampir hari ini?<br/>

Bila tidak mirip kau<br/>

Jadilah bunga matahari<br/> <br/>

Mungkinkah, mungkinkah<br/>

Mungkinkah kau mampir hari ini?<br/>

Bila tidak sekarang<br/>

Janji kita pasti ‘kan bertemu lagi<br/>

<h3>2. Ada Titik-titik di Ujung Doa</h3>

Lagu ini dirilis pada 30 April 2024 dalam album “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS”. Namun, vidio musik nya sendiri resmi ditayangkan pada 11 Maret 2026. Secara mendasar, lagu ini menceritakan tentang perasaan rindu kepada seseorang yang ia cintai dan sangat berarti, Doa adalah salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kedekatan walaupun perpisahan telah terjadi.<br/> <br/>

<strong>Lirik : </strong><br/>

Ada titik-titik di ujung doa<br/>

Doa keselamatan penutup malam<br/>

Yang harus diisi nama<br/> <br/>

Maka kuisi dengan namamu<br/>

Nama lengkapmu hurufnya kuhias berjuta warna<br/>

Sebisanya aku gambarkan juga bunga-bunga<br/>

Lengkap dengan kupu-kupu<br/>

Terbang di sekitarnya oh-oh-uh-yeah<br/> <br/>

Aku mencoba gambarkan juga<br/>

Bentuk wajahmu meski yang kuingat matamu saja<br/>

Kalau jelek kamu jelas ga boleh marah-marah<br/>

Kapan terakhir bertemu bahkan ku sudah lupa oh-oh-uh<br/> <br/>

Ada titik-titik di ujung doa-doa<br/>

Keselamatan penutup malam<br/>

Kuisi dengan namamu<br/>

Kucoba memaafkanmu selalu<br/>

Kalau disitu ada salahku<br/>

Maafkanku juga<br/> <br/>

Ini rasanya sulit sekali<br/>

Ingat hatiku dihancurkan jadi berkeping-keping<br/>

Hari ini aku coba merakitnya lagi<br/>

Meski kalau diamati<br/>

Agak aneh bentuknya ah ah ah<br/> <br/>

Ada titik-titik di ujung doa-doa<br/>

Keselamatan penutup malam<br/>

Kuisi dengan namamu<br/>

Kucoba memaafkanmu selalu<br/>

Kalau disitu ada salahku<br/>

Maafkanku juga<br/> <br/>

Ada titik-titik di ujung doa-doa<br/>

Keselamatan penutup malam<br/>

Kuisi dengan namamu<br/>

Kucoba memaafkanmu selalu<br/>

Terselipkah aku disana<br/>

Di doa doamu juga<br/>

Ada titik-titik<br/>

<h3>3. EPISODE </h3>

Lagu ini menjadi salah satu track dalam album “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS”. Lagu Episode ini hadir sebagai suara hati anak muda yang mulai jenuh dengan keramaian. Liriknya menggambarkan fase hidup di pertengahan 20-an, ketika pesta dan nongkrong perlahan tergantikan oleh kebutuhan untuk menemukan ruang sunyi dan lebih kenal diri sendiri.<br/> <br/>

<strong>Lirik : </strong><br/>

Di umurku yang segini<br/>

Teman dekat makin sedikit<br/>

Ada untuk tempat cerita<br/>

Juga jadi teman pesta<br/> <br/>

Kalau dulu, lain cerita<br/>

Sehari bisa tiga<br/>

Sampai lima tempat berbeda<br/>

Di sana aktif semua<br/> <br/>

Sekarang tubuhku sering minta waktu<br/>

Untuk sendirian<br/>

Kar’na banyak pertanyaan menemukan jawaban<br/>

Bukan di keramaian<br/> <br/>

Pergi yang jauh sendirian<br/>

Tidur, bangun, melamun berjam-jam<br/>

Lebih banyak dengarkan badan<br/>

Kuajak dia ‘tuk kenalan lagi<br/> <br/>

Pergi yang jauh sendirian<br/>

Tidur, bangun, melamun berjam-jam<br/>

Lebih banyak dengarkan badan<br/>

Kuajak dia ‘tuk kenalan lagi<br/> <br/>

Sekarang tubuhku sering minta waktu<br/>

Untuk sendirian<br/>

Kar’na banyak pertanyaan menеmukan jawaban<br/>

Bukan di keramaian<br/> <br/>

Pergi yang jauh sendirian<br/>

Tidur, bangun, mеlamun berjam-jam<br/>

Lebih banyak dengarkan badan<br/>

Kuajak dia ‘tuk kenalan lagi<br/> <br/>

Pergi yang jauh sendirian<br/>

Tidur, bangun, melamun berjam-jam<br/>

Lebih banyak dengarkan badan<br/>

Kuajak dia ‘tuk kenalan lagi<br/>

<br/> <br/>

<strong>(Maiza Jasmine A.R)</strong><br/> <br/>

<br/> <br/>

<br/> <br/>

<br/> <br/>

<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong><div>(ELG)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Pemudik Ramai Melalui Jalur Pantura Indramayu Tiga Hari Sebelum Idul Fitri – Video

➡️ Baca Juga: Kodaline Menyentuh Hati Penonton di Panggung Perpisahan LaLaLa Festival

Related Articles

Back to top button