Delegasi CAJ Mengunjungi Toko Roti Legendaris Fung Wong Bersama Melvin Chan

KUALA LUMPUR – “Mengunjungi Toko Roti Fung Wong adalah pengalaman yang penuh rasa hormat. Di sini, kita tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga merasakan dedikasi sebuah keluarga yang telah melestarikan warisan mereka selama lebih dari satu abad,” ungkap Musrifah, pengurus PWI Pusat, saat delegasi Sidang Umum Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) berkunjung ke lokasi yang terletak di Jalan Sultan Nomor 85, Petaling, pada Rabu (29/4/2026).
Pengalaman Berharga dari Kunjungan Delegasi
Pernyataan tersebut menggambarkan perjalanan para delegasi CAJ yang mendapatkan sambutan istimewa dalam rangkaian acara mereka di Malaysia. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antarjurnalis dari negara-negara ASEAN, tetapi juga menjadi momen untuk mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Mengenal Toko Roti Legendaris Fung Wong
Toko Roti Fung Wong bukan sekadar usaha kuliner biasa; ia adalah institusi yang telah bertahan selama lebih dari satu abad. Didirikan pada tahun 1909, toko ini telah mengalami berbagai tantangan sejarah, mulai dari dua perang dunia, masa kemerdekaan Malaysia, hingga perkembangan modern saat ini.
Delegasi yang Hadir
Kunjungan tersebut dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara ASEAN, serta perwakilan dari China dan Korea Selatan. Dari Indonesia, ada mantan Presiden CAJ, Atal S. Depari, Ahmed Kurnia Soeriawidjaja selaku Sekretaris Tetap CAJ, Agus Sudibyo (Ketua Bidang Pendidikan), Sumber Rajasa Ginting (Wakil Bendahara Umum), Kadirah (Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan), Musrifah (Wakil Ketua Departemen Hankam Khusus POLRI), dan Mercys Charles Loho (Wakil Direktur Anti Hoax).
Pemilik dengan Visi Jelas
Melvin Chan (45), pemilik Toko Roti Fung Wong, menjelaskan bahwa usaha keluarganya kini telah memasuki generasi keempat. Ia menekankan bahwa menjaga kualitas produk bukan hanya soal bisnis, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhurnya.
“Toko ini adalah bagian dari hidup kami. Setiap kue yang keluar dari oven mengandung nama besar buyut, kakek, dan ayah saya,” kata Melvin, mengekspresikan rasa bangga terhadap tradisi yang diwariskan.
Warisan yang Terjaga
Sejarah Fung Wong dimulai dari Chan Sing, seorang imigran asal Guangdong, Tiongkok, yang membawa keahlian membuat pastry khas Kanton. Keahlian ini telah diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini berada di tangan Melvin Chan, yang terus melestarikan tradisi tersebut.
Adaptasi Rasa yang Unik
Kekuatan utama Toko Roti Fung Wong terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan cita rasa lokal. Perpaduan teknik Kanton dengan bahan-bahan khas Malaysia telah melahirkan identitas rasa yang unik dan sulit ditandingi.
Produk Unggulan Toko Roti Fung Wong
Salah satu produk unggulan yang ditawarkan adalah bolu isi srikaya. Berbeda dari versi asli Tiongkok, isi srikaya di sini merupakan inovasi keluarga Chan yang terinspirasi dari kekayaan bahan tropis. Bolu ini terbuat dari santan, telur, dan gula, menciptakan kombinasi rasa manis dan gurih dengan aroma pandan yang khas.
Tradisi Pernikahan Tionghoa
Fung Wong juga dikenal sebagai penjaga tradisi pernikahan Tionghoa melalui koleksi pastry pernikahan. Setiap jenis kue memiliki makna simbolis: isian kacang merah untuk pengantin perempuan melambangkan kebahagiaan dan keharmonisan, sementara pasta biji teratai untuk pengantin pria mencerminkan kekuatan dan stabilitas.
Tim Profesional yang Berpengalaman
Kualitas produk yang dihasilkan dijaga oleh tim yang terdiri dari 16 karyawan berpengalaman, sebagian besar di antaranya telah bekerja lebih dari satu dekade. Mereka mempertahankan teknik pembuatan tradisional, termasuk menciptakan tekstur kulit pastry yang renyah dan berlapis.
Pengalaman Kuliner yang Memikat
Di dalam suasana klasik dengan kursi kayu dan meja marmer, para delegasi menikmati pengalaman kuliner yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat dengan nilai sejarah. Saat ini, Toko Roti Fung Wong menawarkan hampir 50 jenis kue, semuanya dibuat dengan resep yang dijaga ketat agar tidak kehilangan identitas aslinya.
Simbol Keberlanjutan di Jalan Sultan
Di tengah perkembangan pesat kawasan Jalan Sultan, toko ini tetap berdiri sebagai simbol kesinambungan antara masa lalu dan masa depan. Di tangan Melvin Chan, Fung Wong bukan hanya bertahan, tetapi terus hidup sebagai penjaga rasa, tradisi, dan sejarah yang tak lekang oleh waktu.
➡️ Baca Juga: Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Mengurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji
➡️ Baca Juga: Strategi Membangun Sistem Reseller yang Efektif dan Menguntungkan untuk Bisnis Anda



