Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

slot depo 10k slot depo 10k
Arts & EntertainmentheadlineMedia

NetEase Dikabarkan Menghentikan Pendanaan untuk Studio Pembuat Yakuza

Hype yang mengelilingi Gang of Dragon, permainan debut dari Nagoshi Studio, tampaknya mulai terganggu. Berdasarkan laporan dari Bloomberg, raksasa teknologi China, NetEase, berencana untuk menghentikan pendanaan terhadap Nagoshi Studio mulai bulan Mei mendatang. Informasi ini telah dikonfirmasi oleh sejumlah karyawan studio dan seorang juru bicara dari NetEase.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa keputusan NetEase untuk mengurangi dukungan finansial kepada Nagoshi Studio, yang didirikan pada tahun 2021 oleh pencipta franchise Yakuza, Toshihiro Nagoshi, diambil setelah studio tersebut mengungkapkan kebutuhan dana sebesar $44,4 juta untuk menyelesaikan proyek tersebut. Bloomberg juga menyebutkan bahwa Nagoshi Studio sedang berupaya mencari sponsor baru, namun hingga saat ini belum berhasil. Meskipun studio tersebut dapat melanjutkan proyeknya secara mandiri, mereka akan bertanggung jawab untuk membayar NetEase atas biaya yang terkait dengan pemeliharaan merek atau aset.

Meskipun Nagoshi Studio telah mengerjakan Gang of Dragon sejak awal berdirinya studio, publik baru mendapat pandangan lebih dalam tentang judul tersebut melalui trailer yang dirilis saat The Game Awards 2025. Game aksi-petualangan yang berlatar belakang Tokyo ini akan menampilkan Ma Dong-Seok, seorang aktor asal Korea Selatan yang terkenal melalui film Train to Busan dan Marvel’s Eternals. Saat ini, Nagoshi Studio menghadapi risiko untuk menjadi salah satu dari sekian banyak studio yang terpaksa ditutup akibat keputusan eksekutif NetEase, mirip dengan nasib Ouka Studio yang ditutup pada tahun 2024.

➡️ Baca Juga: Brasil Menjadi Negara Pertama di Amerika Latin yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Canggih

➡️ Baca Juga: Terowongan Tugu Pancakarsa Sentul Terendam Banjir Akibat Drainase Tersumbat Sampah

Back to top button