Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 Resmi Dibuka! Temukan Link dan Cara Pendaftaran di Sini

Pendaftaran untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 resmi dibuka pada hari Rabu, 25 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi portal.snpmb.id. SNBT sendiri merupakan sistem penerimaan mahasiswa baru yang memanfaatkan skor dari Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Materi yang diujikan dalam UTBK-SNBT dirancang untuk mengevaluasi kompetensi siswa secara menyeluruh, termasuk aspek kemampuan kognitif, penalaran matematis, serta literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Hanya lulusan gap year atau siswa yang telah lulus pada tahun 2024 dan 2025 yang diperbolehkan untuk mendaftar. Siswa yang lulus pada tahun 2026, khususnya mereka yang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), tidak dapat mendaftar SNBT 2026 sampai pengumuman hasil SNBP pada 31 Maret 2026. Jika dinyatakan lulus SNBP, siswa tidak berhak untuk mendaftar UTBK-SNBT 2026, karena hanya siswa yang tidak lolos SNBP yang dapat mengikuti proses pendaftaran tersebut. Oleh karena itu, lulusan 2026 harus menunggu hasil SNBP 2026 sebelum melanjutkan ke UTBK-SNBT.
Bagi Anda yang masih bingung mengenai tata cara pendaftaran UTBK-SNBT 2026, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti.
Cara Mendaftar UTBK-SNBT 2026
Untuk mendaftar UTBK-SNBT 2026, siswa diwajibkan memiliki akun di SNPMB. Proses registrasi akun SNPMB dibuka dari tanggal 12 Januari hingga 7 April 2026. Setelah akun SNPMB berhasil dibuat, siswa dapat melanjutkan ke langkah pendaftaran UTBK-SNBT 2026. Berikut langkah-langkahnya:
1. Login ke Portal SNPMB
Masuk ke portal SNPMB di portal.snpmb.id dengan menggunakan akun SNPMB yang telah didaftarkan.
2. Lengkapi Biodata
Isi dan lengkapi data pribadi Anda, unggah foto berwarna terbaru, serta verifikasi biodata. Jangan lupa untuk mengunduh dan mengunggah pernyataan bagi peserta tunanetra atau yang memiliki hambatan visual.
3. Pilih Program Studi dan Unggah Portofolio
Bagi peserta yang memilih program studi di bidang seni atau olahraga, diharuskan untuk mengunggah portofolio yang relevan.
4. Pilih Pusat UTBK
Peserta juga harus memilih pusat UTBK dan menerima slip pembayaran untuk biaya UTBK, khusus bagi peserta yang tidak mendaftar sebagai KIP Kuliah.
5. Melakukan Pembayaran
Segera lakukan pembayaran di mitra yang telah disediakan.
6. Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT
Setelah semua langkah di atas selesai, masuk kembali ke portal SNPMB dan pilih menu untuk mengunduh kartu peserta UTBK-SNBT.
Dalam proses pendaftaran UTBK-SNBT 2026, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh peserta, termasuk ketentuan umum dan persyaratan pendaftaran.
Ketentuan Umum SNBT 2026
- Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 satu kali.
- Hasil UTBK 2026 berlaku hanya untuk SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026.
- Seleksi jalur SNBT 2026 berdasarkan hasil UTBK 2026 dan portofolio bagi peserta yang memilih prodi seni atau olahraga.
- Siswa yang telah lulus dari seleksi SNBP tahun 2024, 2025, dan 2026 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.
Persyaratan Peserta UTBK-SNBT 2026
Untuk dapat mendaftar UTBK-SNBT 2026, peserta harus memenuhi syarat-syarat berikut:
- Memiliki akun SNPMB, yang dapat didaftarkan melalui portal.snpmb.id.
- Warga Negara Indonesia dengan NIK yang valid.
- Lulusan SMA/MK/SMK atau sederajat pada tahun 2024, 2025, dan 2026, atau lulusan paket C pada tahun yang sama, dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
- Peserta yang belum memiliki ijazah wajib membawa surat keterangan kelas 12 dengan pas foto terbaru, stempel/cap sekolah, serta tanda tangan Kepala Sekolah.
- Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri, harus memiliki ijazah yang telah disetarakan.
Peserta juga harus dalam kondisi kesehatan yang baik agar tidak mengganggu proses studi, dan bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra, diwajibkan mengunggah surat pernyataan tunanetra. Selain itu, peserta harus membayar biaya UTBK sesuai ketentuan.
Ketentuan Pemilihan Program Studi di UTBK-SNBT 2026
Peserta UTBK-SNBT 2026 dapat memilih hingga empat program studi, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Memilih satu program studi: Bebas memilih program apa pun.
- Memilih dua program studi: Bebas memilih program apa pun.
- Memilih tiga program studi: Kombinasi dua program akademik dan satu program vokasi, atau satu program akademik dan dua program vokasi, atau tiga program vokasi minimal satu program D3.
- Memilih empat program studi: Kombinasi dua program akademik dan dua program vokasi minimal satu program D3, atau satu program akademik dan tiga program vokasi minimal satu program D3.
Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026
UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2026. Pelaksanaan UTBK akan dilakukan dalam satu gelombang selama 10 hari dengan dua sesi setiap harinya. Berikut adalah skema pelaksanaan UTBK-SNBT 2026:
- Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 berlangsung dari 21 April hingga 30 April 2026.
- Ujian akan diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Materi UTBK-SNBT 2026
Materi yang akan diujikan dalam UTBK-SNBT 2026 mencakup:
- Tes Potensi Skolastik (TPS) meliputi penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.
- Tes Literasi mencakup literasi dalam Bahasa Indonesia, literasi dalam Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Setelah memahami cara pendaftaran dan ketentuan yang berlaku, penting bagi Anda untuk mengetahui jadwal UTBK-SNBT 2026 agar tidak melewatkan momen penting ini.
Jadwal Penting UTBK-SNBT 2026
- Registrasi Akun Siswa: 12 Januari – 7 April 2026.
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026.
- Pelaksanaan UTBK: 21 April – 30 April 2026.
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026.
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026.
Demikianlah informasi terkait pendaftaran UTBK-SNBT 2026. Pastikan Anda telah menyiapkan semua dokumen yang diperlukan dan siap untuk mengikuti tahapan pendaftaran dengan baik.
➡️ Baca Juga: TNBTS Temukan Dua Spesies Anggrek Baru di Lereng Selatan Gunung Semeru
➡️ Baca Juga: Panel Surya Terintegrasi pada Dinding Bangunan untuk Meningkatkan Sumber Listrik yang Efisien




