Tiket Kereta Lebaran 2026 Habis Terjual, Okupansi KA Jarak Jauh Capai 83 Persen

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa penjualan tiket untuk Angkutan Lebaran 2026 mengalami lonjakan signifikan seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri. Hingga tanggal 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, total tiket yang terjual telah mencapai 3.250.246 tiket, yang setara dengan sekitar 72,2 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang telah disediakan.
Kapasitas dan Periode Keberangkatan
Kapasitas yang tercatat mencakup perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal dalam periode keberangkatan yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026. Dengan hasil penjualan yang menggembirakan ini, masih terdapat sekitar 1.248.450 tempat duduk yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.
Tren Mobilitas Masyarakat
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa tren perjalanan masyarakat mulai terlihat jelas sejak awal periode Angkutan Lebaran tahun ini. Permintaan untuk perjalanan kereta api mulai meningkat secara signifikan sejak pertengahan Maret.
“Data penjualan tiket menunjukkan bahwa masyarakat telah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, terutama dengan layanan kereta api jarak jauh,” jelas Anne. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang berusaha untuk menghindari kepadatan yang biasanya terjadi menjelang hari raya.
Detail Penjualan Tiket Kereta Api Jarak Jauh
Untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh, jumlah tiket yang terjual telah mencapai 2.976.853 tiket, yang merupakan sekitar 83,3 persen dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk yang tersedia. Dengan pencapaian ini, masih ada sekitar 594.907 kursi lagi yang dapat dipesan oleh masyarakat.
Pendataan Layanan Kereta Api Lokal
Di sisi lain, penjualan tiket untuk layanan Kereta Api Lokal yang dikelola oleh KAI tercatat sebanyak 273.393 tiket, atau sekitar 29,5 persen dari total 926.936 tempat duduk yang disediakan. Ini berarti masih ada sekitar 653.543 kursi yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan.
Anne menjelaskan bahwa penjualan tiket untuk kereta lokal biasanya akan meningkat mendekati waktu keberangkatan. Hal ini dikarenakan sebagian besar tiket untuk kereta lokal baru bisa dipesan mulai H-7 sebelum jadwal perjalanan yang ditentukan.
Statistik Pelanggan Kereta Api Jarak Jauh
Selama lima hari pertama masa Angkutan Lebaran KAI, yang berlangsung dari 11 hingga 15 Maret 2026, jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh tercatat mencapai 760.209 orang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Rincian Okupansi Harian
Tingkat okupansi harian untuk Kereta Api Jarak Jauh selama periode tersebut menunjukkan tren yang positif. Pada tanggal 11 Maret, tercatat 101.617 pelanggan menggunakan kereta dari total kapasitas 159.404 kursi, menghasilkan okupansi sekitar 63,7 persen.
Selanjutnya, pada 12 Maret, jumlah pelanggan meningkat menjadi 126.208 orang, menghasilkan okupansi sekitar 79,2 persen dari kapasitas yang sama. Kemudian pada 13 Maret, tercatat 165.675 pelanggan dari 163.432 kursi, dengan okupansi mencapai 101,4 persen.
Pada tanggal 14 Maret, jumlah pelanggan meningkat lagi menjadi 185.873 orang, dengan okupansi mencapai 113,7 persen. Terakhir, pada 15 Maret, tercatat 180.836 pelanggan dari kapasitas yang sama, dengan okupansi sekitar 110,6 persen.
Penjelasan Okupansi Lebih dari 100 Persen
Anne menjelaskan bahwa okupansi yang melebihi 100 persen dapat terjadi akibat pola perjalanan penumpang yang dinamis. Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, penumpang dapat naik dan turun di berbagai stasiun yang dilalui.
“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam relasi yang berbeda. Pola ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih banyak dibandingkan dengan jumlah kursi yang tersedia,” tambah Anne.
Estimasi Pelanggan pada Tanggal 16 Maret
Berdasarkan data sementara hingga tanggal 16 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, diperkirakan jumlah pelanggan yang melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh pada hari tersebut mencapai 156.762 orang. Angka ini setara dengan sekitar 95,9 persen dari kapasitas 163.432 kursi yang telah disediakan.
Dengan tren penjualan tiket yang terus meningkat dan tingginya okupansi, PT Kereta Api Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menyediakan layanan transportasi yang efisien dan nyaman bagi masyarakat. Hal ini tentunya sejalan dengan harapan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan para penumpang, terutama di masa-masa sibuk seperti Lebaran.
Dalam konteks ini, penting bagi calon penumpang untuk memanfaatkan sisa kursi yang tersedia dengan melakukan pemesanan lebih awal. Dengan demikian, perjalanan mudik yang diharapkan dapat berjalan lancar dan menyenangkan dapat terwujud.
➡️ Baca Juga: Hotel Ciputra Jakarta Berbagi Kebahagiaan Ramadan bersama Yayasan Pelopor Kepedulian
➡️ Baca Juga: Hello world!




