Ulasan MacBook Neo: Apple Mengungguli Setiap PC Windows Senilai $600

Apple kembali membuat terobosan dengan merilis MacBook Neo, laptop seharga $600 yang tidak terasa murahan, sebuah kutukan yang kerap dialami oleh banyak laptop Windows murah. Walaupun dibekali dengan prosesor seri-A yang lebih lambat dan RAM hanya 8GB, MacBook Neo masih memberikan pengalaman premium yang biasanya hanya bisa dirasakan pada produk Apple kelas atas. Layar, trackpad, dan kemudahan penggunaannya begitu jauh melampaui kompetitor, sehingga setiap produsen PC Windows, termasuk Microsoft, harus merasa malu.
Sebuah Langkah Strategis Apple
Pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa MacBook murah bisa menjadi senjata ampuh Apple untuk merayu pengguna Windows. Setelah menghabiskan hampir seminggu bersama Neo, saya yakin bahwa produk ini akan berhasil melakukannya. Neo cukup cepat untuk menangani pekerjaan produktivitas dasar dan cukup kuat untuk bertahan dari perlakuan anak-anak di kelas. Ditambah lagi dengan harga awalnya yang hanya $599. Ketika pengguna Windows menyadari bahwa beralih ke macOS tidaklah sulit, kemungkinan besar Apple akan mendapatkan hit baru.
Apple
MacBook Neo: Laptop Terbaik di Harga $599
MacBook Neo adalah laptop terbaik yang pernah kami lihat dengan harga $599. Satu-satunya kekurangannya adalah Anda hanya mendapatkan penyimpanan rendah dan RAM 8GB.
Saya mengakui, saya pernah tertawa saat pertama kali mendengar nama MacBook Neo. Nama ini terasa seperti nama yang akan digunakan ASUS atau Acer untuk produk mereka, bukan Apple. Namun, nama Neo lebih dari sekedar referensi ke film Matrix—ini adalah tanda jelas bahwa ini adalah jenis MacBook baru. Ini adalah MacBook pertama yang dijual dengan harga sangat terjangkau. Ini adalah MacBook pertama yang ditenagai oleh chip mobile seri-A. Untuk banyak orang, ini mungkin akan menjadi Mac pertama mereka.
MacBook Neo: Langkah Pertama Apple ke Pasar Value-Focused
MacBook Neo juga menandai pertama kalinya Apple merilis notebook berfokus nilai di bawah $1,000. iBook G3 yang menggemaskan dengan pegangannya tampak seperti sistem yang ditujukan untuk anak-anak, namun dijual dengan harga $1,599 pada tahun 1999. MacBook Air asli, yang Steve Jobs perkenalkan dengan mengeluarkannya dari amplop manila, dijual seharga $1,799 pada tahun 2008. Harga MacBook baru mulai terjangkau ketika Apple menurunkan harga MacBook Air menjadi $999 pada tahun 2014. (Harga awalnya selalu berfluktuasi antara $999 dan $1,099 sejak itu.) Apple kemudian mencoba konsep ini lebih jauh dengan menjual MacBook Air M1 di toko Walmart seharga $699 pada tahun 2024 sebelum akhirnya menurunkan harganya menjadi $650 tahun lalu. Jika Anda beruntung, Anda juga bisa menemukannya seharga $499 selama penjualan liburan.
Sementara MacBook Air M1 menawarkan nilai yang bagus selama beberapa tahun terakhir, desain Apple generasi sebelumnya tampak cepat usang. Neo terlihat jauh lebih modern, dengan casing aluminium yang mirip dengan Air saat ini (sedikit lebih kecil, tetapi beratnya sama, 2.7 pounds). Warna adalah daya tarik utama Neo, dengan opsi yang lebih berani seperti citrus yang kehijauan dan blush pink, serta pilihan casing gelap dan terang khas Apple. Nuansa citrus adalah yang paling unik, karena kami telah melihat MacBook berwarna emas muda sebelumnya. Sebenarnya, akan lebih baik jika ada pilihan warna lain.
➡️ Baca Juga: TelkomMetra Lepas Saham AdMedika ke Fullerton Health: Strategi Baru dalam Bisnis Kesehatan
➡️ Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Mojtaba Khamenei: Jejak Karir di Bidang Militer yang Dominan


