Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

Transformasi Kampung Nelayan Muara Angke: Dari Lingkungan Kumuh Menjadi Layak Huni dengan Akses Ekonomi yang Meningkat

Tak dapat dipungkiri lagi, transformasi kampung nelayan Muara Angke di Jakarta Utara sungguh mencolok. Di masa lalu, warga selalu dilanda ketakutan setiap kali terjadi banjir rob, namun kini suasana lebih tenang. Kemajuan ini disebabkan oleh pembenahan infrastruktur oleh pemerintah, termasuk pembangunan rumah panggung dan rumah apung yang memungkinkan warga tidur nyenyak tanpa khawatir banjir. Bahkan, jalanan yang sebelumnya hanya terbuat dari kulit kerang kini telah menjadi jalanan bertabur beton yang memungkinkan mobil bergerak dengan mudah untuk mengangkut hasil tangkapan ikan para nelayan.

Dulu, suasana permukiman sangat kumuh sehingga anak-anak kesulitan mencari tempat bermain. Namun, sekarang mereka memiliki area bermain yang cukup luas, ditambah dengan lapangan futsal yang dapat digunakan kapan saja. “Saya merasa beruntung tinggal di kampung nelayan ini. Hidup saya telah berubah menjadi lebih baik dan tempat tinggal saya menjadi lebih nyaman,” ungkap Warya, seorang nelayan pencari kerang hijau yang tinggal di Kampung Nelayan Muara Angke.

Kampung Nelayan Muara Angke adalah bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk merancang dan menciptakan kampung-kampung nelayan di seluruh Indonesia. Di Kampung Nelayan Muara Angke, rumah-rumah nelayan dibuat mengapung dan pemerintah juga membangun rumah panggung untuk menghindari banjir rob. Selain itu, setiap rumah panggung dan apung juga dilengkapi dengan panel surya dan toren untuk menyimpan air bersih.

“Kini, keadaan jauh lebih baik. Semua rumah sudah berbentuk panggung, berkat bantuan Pak Prabowo. Tidak ada lagi banjir. Dahulu, banjir sering terjadi dan rumah kami pun ikut terendam. Namun, sekarang semua telah berubah, semua rumah telah dibangun tinggi,” kata Sunenti, seorang pengupas kulit kerang.

Sunenti juga merasa bersyukur karena pendapatannya telah meningkat. Dahulu, harga kerang sangat murah, hanya Rp3.500 per kilogram (kg), namun kini harga tersebut telah meningkat hingga sepuluh kali lipat. “Meski kerang lebih enak di masa lalu, namun uang yang saya dapatkan sekarang jauh lebih baik. Dahulu, kerang masih murah Rp3.500, namun sekarang harganya antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu,” kata perempuan asal Indramayu, Jawa Barat, yang telah tinggal di Kampung Nelayan Muara Angke selama beberapa dekade.

Peningkatan pendapatan juga dirasakan oleh Feri Setyawan, seorang pedagang ikan. Sebelum area permukiman dibenahi, dia hanya bisa membawa ikan dari para nelayan dengan menggunakan sepeda motor dan hanya dapat membawa satu atau dua boks, sekitar 50 kg. “Sekarang, kondisinya jauh lebih baik. Saya bisa membawa satu ton ikan, menggunakan mobil,” kata Feri. Hal ini terjadi karena akses jalan menuju tempat kapal nelayan bersandar telah membaik.

Perubahan positif juga dirasakan oleh anak-anak. Dimas Rangga Saputra, anak seorang nelayan yang tinggal di sana, mengaku menemukan banyak alternatif untuk bermain. Di Kampung Nelayan Muara Angke kini terdapat dua area bermain, yakni taman bermain dan lapangan futsal. “Sekarang jauh lebih baik. Dahulu, tidak ada taman dan tempat bermain lainnya,” kata Dimas.

➡️ Baca Juga: Aplikasi Viral Inovatif untuk Mempercepat dan Mempermudah Aktivitas Digital Anda

➡️ Baca Juga: Kode Redeem FF 13 Agustus 2026: Klaim Voucher Gold Royale dan Pet Food Gratis Sekarang

Related Articles

Back to top button