Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
BeritaKasus KorupsiKemendikbudristekKorupsi ChromebookPengadilan Tipikor

Nadiem Makarim Menyangkal Pemberhentian Pejabat Kemendikbudristek Terkait Proses Pengadaan Chromebook di Sidang Korupsi

Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menampik keras klaim bahwa penggusuran pejabat kementerian dipicu oleh penolakan terhadap proses pengadaan laptop Chromebook. Nadiem menyampaikan penegasan ini saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa, 10 Maret 2026.

Pejabat yang dilaporkan diberhentikan adalah Khamim, mantan Direktur SD Ditjen PAUDasmen, dan Poppy Dewi Puspitawati, mantan Direktur SMP Ditjen PAUDasmen. Keduanya diduga tidak mendukung pengadaan laptop Chromebook.

Argumen Nadiem di Sidang

Nadiem menegaskan dalam persidangan bahwa keputusan untuk melakukan pergantian pejabat sudah diambil jauh sebelum isu pengadaan Chromebook muncul. Ia menekankan bahwa proses pergantian 17 jabatan, termasuk posisi Poppy dan Khamim, sudah berlangsung pada 4 Maret 2020.

“Keputusan untuk menggantikan 17 jabatan termasuk Poppy dan Khamim telah terjadi pada 4 Maret (2020),” kata Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia juga menambahkan bahwa rencana pergantian ini sudah dimulai sebelum kedua pejabat tersebut menyampaikan keberatan mereka.

“Surat pengumuman posisi itu dibuka pada 4 Maret. Jauh sebelum Bu Poppy dan Pak Khamim mulai menunjukkan ketidaksetujuan mereka dalam pertemuan tentang Chrome atau menunjukkan resistensi mereka,” kata Nadiem, menegaskan bahwa proses pergantian sudah berlangsung sebelum rapat pembahasan pengadaan dimulai.

Dakwaan Jaksa tentang Penggantian Pejabat

Sebaliknya, jaksa penuntut umum dalam dakwaannya pada 16 Desember 2025 menyatakan alasan yang berbeda di balik pergantian pejabat tersebut. Jaksa menduga bahwa Poppy dan Khamim digantikan pada 2 Juni 2020 karena perbedaan pendapat.

“Salah satu alasan terdakwa Nadiem Anwar Makarim mengganti Pejabat Eselon 2 termasuk Poppy Dewi Puspitawati adalah karena perbedaan pendapat terkait hasil kajian teknis yang tidak sesuai dengan arahan terdakwa Nadiem Anwar Makarim. (Poppy) tidak setuju jika pengadaan merujuk kepada satu produk tertentu,” bunyi dakwaan jaksa.

Karena ketidaksetujuan Poppy, ia digantikan oleh Mulyatsyah yang kemudian menandatangani pengantar Juknis Pengadaan Peralatan TIK SMP Tahun Anggaran 2020 tertanggal 15 Mei 2020. Sementara itu, Khamim digantikan oleh Sri Wahyuningsih. Mulyatsyah dan Sri Wahyuningsih kemudian disebut terlibat dalam memastikan pengadaan peralatan TIK dimenangkan oleh produk Google, yaitu Chromebook.

Kerugian Negara dan Peran Nadiem dalam Kasus Chromebook

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ini, Nadiem Makarim dan tiga terdakwa lainnya didakwa telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 2,1 triliun. Nadiem sendiri di…

➡️ Baca Juga: Daniel Mutaqien Syafiuddin Memperkuat Kepemimpinan Golkar Jawa Barat dengan Dukungan Solid

➡️ Baca Juga: Cara Mengatur Jadwal Latihan Badminton Agar Tubuh Tidak Cepat Lelah Dan Tetap Optimal

Related Articles

Back to top button